Connect with us

Literasi Media

Bedah Prioritas di Kantor Bappeda


imageBADAN publik dituntut membuka akses informasi yang berkualitas seluas-luasnya. Keterbukaan informasi publik dipandang langkah jitu untuk memberi ruang partisipasi masyarakat dalam proses perumusan kebijakan yang mengakar.

Peluang yang diamanatkan UU No. 14 Tahun 2008 itu dibedah di Aula Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tasikmalaya, Jumat (10/5/2013).

Sekretaris Bappeda Kota Tasikmalaya, Drs.Nana Sujana M.Si, menuturkan ajang ini digelar untuk memberikan pemahaman yang sama dan mempertajam kapasitas individu para perencana di Bappeda Kota Tasikmalaya.

“Media informasi di Bappeda sebagai think thank perencana pembangunan diharapkan menjadi cikal bakal media internal yang dikonsumsi kalangan PNS. Kalaupun dibaca semua kalangan, ada ilmu yang bermanfaat dan memberikan informasi yang berkualitas,” katanya saat membedah Buletin Prioritas.


Sent from Fast notepad

Posted from WordPress for Android


1 Komentar

1 Komentar

Komentari

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Literasi Media

  • DIARY

    Reuni Kecil Pasamoan Budaya

    GAYANYA masih seperti dulu. Konsisten. Tanpa basa-basi. Sejalan dengan komunitas yang dibangunnya, sejak tahun 1998, Teater...

  • Literasi Media

    Media Warga Daring

    KETERBUKAAN informasi publik bisa dibangun dari akar rumput. Mengedukasi masyarakat agar melek media, salah satu langkah strategis...

  • Literasi Media

    Setiap Orang Adalah Pemasar

    SESUNGGUHNYA setiap orang intim dengan pemasaran. Saat berinteraksi satu sama lain, ada yang ditawarkan, sekalipun tidak...

  • Literasi Media

    Mini Workshop Jurnalisme Dasar Smansaban

    DEMI mempertajam kemampuan menuangkan gagasan ke dalam tulisan, anggota eskul Jurnalistik SMAN 1 Banjar mengikuti miniworkshop...

  • Literasi Media

    Santri Pertajam Media Syiar

      Pelatihan Dasar Jurnalistik digelar RG-UG Mualimin PPI 109 Kujang, Jumat (21/11/2014). Menurut Seksi Acara, Herdi...

  • Literasi Media

    Karep Nulis

      CENAH nulis téh bangga. Teu ngabibisani, najan dina pikiran mah geus teu kawadahan bahan nu...

Terhangat

BÉDA rasa, kecap 'nangtung', 'dahar', saméméh dianteur ku kecap 'jung' jeung 'am'. Kecap anteuran ngagambarkeun mimiti migawé. Kecap 'dahar' bisa waé ditapsirkeun eukeur atawa geus dahar. Tapi mun 'am dahar', nu kacipta téh ngamimitian ngahuap. Sarua jeung trét nulis. #preposisi

About 14 hours ago from Duddy RS | Solilokui's Twitter via Twitter for Android

Ke Atas
%d blogger menyukai ini: