Connect with us

Lorong

Diskusi dan Demonstrasi


encepEncep Nazmudin
Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tasikmalaya

 

Mari mempertajam gerakan sosial kebangsaan dengan mengedepankan fikih sosial. Ahlak sosial harus dibumikan, tidak hanya sekadar onani wacana. Tiga hal yang menjadi karakter gerakan – revolusi, demonstrasi, dan diskusi. Walau ruang wacana atau diskusi adalah selemah-lemahnya iman perjuangan kita. Mahasiswa hari ini, sadar atau tidak, harus mereposisi gerakan. Langsung beraksi di tengah-tengah masyarakat. Mahasiswa hari ini bisa berbuat apa?

Melihat lingkungan sosial kita, lingkungan hidup, dan pendidikan? Kita diingatkan dengan momentum Hardiknas tidak sekadar seremonial, tapi menjadi pemahaman bersama, berkiprah nyata.

nandaNanda Saputra
Kebijakan Publik Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Tasikmalaya

Ironis, di Kota Santri kerusakan moral sudah menohok mata. Kita dengan mudah bisa melihat saat jam-jam istirahat, ada pelajar yang kongkow-kongkow, merokok, dan berdua-duaan. Sama sekali tidak terasa ruh pendidikan. Tak bisa ditawar lagi, mentoring di semua sekolah harus digelorakan, dan menjadi muatan lokal yang dikukuhkan Dinas Pendidikan. Bahkan, seharusnya mentoring diwajibkan saja.

 

azis

Aziz
UKM Persma Universitas Siliwangi

Pendidikan di zaman pra kemerdekaan, walaupun tidak secanggih sekarang, ternyata bisa menghasilkan lulusan yang mumpuni. Tidak dipungkiri, tuntutan setiap jaman pasti berubah. Namun paling tidak, apa yang telah dilakukan oleh para pendahulu, para tokoh pendidikan bisa diserap dan diterapkan disesuaikan dengan kondisi saat ini.

 

 

zair

 

Hazairin Mahesa
Plt. GM/Pemimpin Redaksi Kabar Priangan

Kabar Priangan sebagai media dituntut untuk berperan di dunia pendidikan. Media harus mencerdaskan bangsa. Wahana penyebar informasi. Ruang diskusi sangat terbuka untuk menyatukan pandangan dari berbagai arah yang berbeda, menjadi kekuatan dengan mengarahkannya menjadi solusi yang bisa ditindaklanjuti secara bersama-sama.

 

kadis

Drs. H. Endang Suherman, M.Pd
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya

Ke mana arah pendidikan kita? Saat ini disodori persoalan besar. Persoalan yang harus dijawab bersama. Ketersediaan layanan pendidikan, keterjangkauan, kualitas, kesetaraan, dan kepastian, sejatinya didukung komitmen bersama berbagai pihak. Pendidikan bukan tanggung jawab Pemerintah ansich. Keterlibatan orang tua murid dan masyarakat punya peran penting. Bahu membahu memulai dengan membangkitkan nilai-nilai budaya sebagai pendidikan karakter bangsa.Diharapkan dari diskusi ini, ada semacam aksi tindak lanjut. kalau perlu demonstrasi. Karena demonstrasi merupakan salah satu hal penting dalam pendidikan.


Lanjutkan

KAPOL

Terkait...
Komentari

Komentari

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lorong

  • Lorong

    Kesinambungan Bantuan Bencana

    MESTI dirancang program bantuan yang menyentuh kesinambungan hidup para pengungsi. Pemberdayaan ekonomi korban bencana menjadi sangat...

  • Lorong

    Hijrah: Lahir dan Batin

    HARI Jumat, 24 Juli 2015, malam terakhir awak redaksi berpacu dengan tenggat waktu di kantor lama,...

  • Lorong

    Fenomena Gunung Es Kekerasan pada Anak

    KASUS pembunuhan bocah Angeline di Bali menyita perhatian publik. Masih hangat juga, kasus penelantaran dan kekerasan...

  • Ekbis

    APBD Prorakyat

    SUDUT pandang yang berbeda antara komposisi belanja langsung dan belanja tidak langsung seringkali menjadi perdebatan birokrasi...

  • Lorong

    Impresi Laksana

    KAMI pernah merasakan kegetiran saat fluktuasi rupiah jumpalitan hingga titik terendah. Tahun 1997, deregulasi uang ketat...

  • Lorong

    Love Games

    DARI larik pertama sampai terakhir. Setiap kata dan ritma sama-sama menggairahkan. Cabikan bas Mark King langsung...

Terhangat

BÉDA rasa, kecap 'nangtung', 'dahar', saméméh dianteur ku kecap 'jung' jeung 'am'. Kecap anteuran ngagambarkeun mimiti migawé. Kecap 'dahar' bisa waé ditapsirkeun eukeur atawa geus dahar. Tapi mun 'am dahar', nu kacipta téh ngamimitian ngahuap. Sarua jeung trét nulis. #preposisi

About 14 hours ago from Duddy RS | Solilokui's Twitter via Twitter for Android

Ke Atas
%d blogger menyukai ini: