Connect with us

Lorong

Eskul, Tempat Siswa Bergembira


sman-9-tasikmalayaMEMBUKA akses kaum remaja untuk berekspresi acapkali terbentur persoalan klise. Lembaga resmi yang ditunjuk menjalankan tugas itu pun sering tersandung-sandung. Bahkan, seperti sudah mengidap semacam penyakit yang sukar disembuhkan. Mungkin, karena sudah sangat akut. Anggaran tekor biasanya menduduki tangga paling tinggi. Masalah menahun. Usang juga klise.

Soal itu tak usah dibahas lagi. Kita cerita soal lain saja. Sebut saja, ekstrakurikuler (eskul) di sekolah. Ternyata, tidak sedikit yang belum bisa menawarkan suasana baru. “Banyak teman-teman yang jenuh,” ujar seorang pelajar SMAN 1 Ciamis, Ai Hayati, saat berkunjung ke Pondok (sebutan tempat kami nongkrong di Jl. Letjen H. Ibrahim Adjie No. 164, Tasikmalaya).

Langsung mengundang pertanyaan. Mengapa ekstrakurikuler bisa menjenuhkan? Bukankah, eskul dibentuk justru untuk menawarkan alternatif, agar siswa mendapat “pengayaan”? Bukan saja berupa materi ajar alternatif, tetapi juga termasuk membangun suasana ajar yang berbeda dengan panggung rutinitas di ruang kelas. Bila, siswa dibayangi kejenuhan saat bergabung dengan eskul, pasti ada yang tidak beres.
Kok bisa jenuh, sih?


Lanjutkan

KAPOL

Terkait...
Komentari

Komentari

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lorong

  • Lorong

    Kesinambungan Bantuan Bencana

    MESTI dirancang program bantuan yang menyentuh kesinambungan hidup para pengungsi. Pemberdayaan ekonomi korban bencana menjadi sangat...

  • Lorong

    Hijrah: Lahir dan Batin

    HARI Jumat, 24 Juli 2015, malam terakhir awak redaksi berpacu dengan tenggat waktu di kantor lama,...

  • Lorong

    Fenomena Gunung Es Kekerasan pada Anak

    KASUS pembunuhan bocah Angeline di Bali menyita perhatian publik. Masih hangat juga, kasus penelantaran dan kekerasan...

  • Ekbis

    APBD Prorakyat

    SUDUT pandang yang berbeda antara komposisi belanja langsung dan belanja tidak langsung seringkali menjadi perdebatan birokrasi...

  • Lorong

    Impresi Laksana

    KAMI pernah merasakan kegetiran saat fluktuasi rupiah jumpalitan hingga titik terendah. Tahun 1997, deregulasi uang ketat...

  • Lorong

    Love Games

    DARI larik pertama sampai terakhir. Setiap kata dan ritma sama-sama menggairahkan. Cabikan bas Mark King langsung...

Ke Atas
%d blogger menyukai ini: