Connect with us

Lorong

Fenomena Air Mancur


bentrokTak tanggung-tanggung, sekitar 300 anggota “Moonraker” diamankan di Polres Ciamis, usai berbuat ulah di Pangandaran. Kelompok penggemar motor berlambang srigala dan sayap garuda itu mengundang reaksi warga, lantaran sikapnya ugal-ugalan. Mereka berwisata ke Pangandaran turut merayakan cuti bersama yang disahkan pemerintah.

 

Sayang, sekelompok kawanan mereka bertingkah menyebalkan. Mengambil makanan dari warung tanpa membayar, termasuk meminjam sepeda pantai seenaknya, juga tanpa membayar. Sebagian lagi, berjalan sempoyongan dengan bertelanjang dada.

 

Puncaknya saat mereka melempari mobil seorang pedagang  di bilangan Hotel Pondok Seni. Keributan pun tak bisa terelakkan lagi. Amarah warga kian terpancing saat seorang nelayan, Cunong (60) terkena sabetan samurai. Ajang liburan pun menjadi tawuran. Di Tasik pun kawanan bermotor terlibat bentrokan di dua tempat. Sedikitnya empat orang babak belur dan mengalami luka serius.

 

Aksi akhir pekan kemarin, patut dicermati. Bukan karena, sangat meresahkan. Tetapi, fenomena air mancur di ranah sosial, sudah begitu mengakar. Geng motor atau apa pun istilahnya, bukan kali ini membuat onar. Tetapi sudah seperti air mancur, setiap kali ditekan malah memancar, dan airnya jatuh ke tempat itu-itu juga.
Saat dilarang beraktivitas, tercatat dalam daftar hitam, ada saja kesempatan berulah. Mereka kembali muncul dan berbuat anarkis. Tak ada jera, meskipun sudah berurusan dengan kepolisian.

 

Di manakah akar masalahnya?
Boleh jadi terlalu dini, bila aksi onar itu dianggap cermin bangsa yang anti disiplin, dari hulu sampai ke hilir. Bentuknya saja yang lain. Keonaran di hilir wujudnya kasar, dan tampak di depan mata.
Sedangkan kisruh di hulu amatlah rapi. Bagaimanakah dengan aksi onar yang dilakukan kaum terdidik, yang berwujud sangat halus dalam bentuk persekongkolan seperti halnya yang dilakukan para penggemar teguh gerombolan motor.

 

Ketidakteraturan atau ketidakpastian yang mengalir dari hulu sampai ke hilir pada akhirnya akan berimbas langsung dan dirasakan masyarakat. Bahkan lambat laun tumbuh subur menjadi penyakit sosial yang sulit disembuhkan.


Lanjutkan

KAPOL

Terkait...
Komentari

Komentari

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lorong

  • Lorong

    Kesinambungan Bantuan Bencana

    MESTI dirancang program bantuan yang menyentuh kesinambungan hidup para pengungsi. Pemberdayaan ekonomi korban bencana menjadi sangat...

  • Lorong

    Hijrah: Lahir dan Batin

    HARI Jumat, 24 Juli 2015, malam terakhir awak redaksi berpacu dengan tenggat waktu di kantor lama,...

  • Lorong

    Fenomena Gunung Es Kekerasan pada Anak

    KASUS pembunuhan bocah Angeline di Bali menyita perhatian publik. Masih hangat juga, kasus penelantaran dan kekerasan...

  • Ekbis

    APBD Prorakyat

    SUDUT pandang yang berbeda antara komposisi belanja langsung dan belanja tidak langsung seringkali menjadi perdebatan birokrasi...

  • Lorong

    Impresi Laksana

    KAMI pernah merasakan kegetiran saat fluktuasi rupiah jumpalitan hingga titik terendah. Tahun 1997, deregulasi uang ketat...

  • Lorong

    Love Games

    DARI larik pertama sampai terakhir. Setiap kata dan ritma sama-sama menggairahkan. Cabikan bas Mark King langsung...

Ke Atas
%d blogger menyukai ini: