Connect with us

Edukasi

Guru Bekasi Dukung Guru Tasik


TASIK, PriLM – Forum Guru Bekasi mendukung perjuangan 868 guru di Kota Tasikmalaya untuk meminta haknya dalam pembayaran tunjangan sertifikasi yang sudah tertunda selama satu tahun. Selain mendukung langkah-langkah para guru di Tasikmalaya, Forum Guru Bekasi yang diwakili oleh Dedi yang mengaku sebagai ketuanya, juga mengajak para guru turun ke jalan melakukan demontrasi besar-besaran jika tunjangan sertifikasi tidak diterima pada tanggal 20 Januari yang akan datang.

Dukungan yang disampaikan melalui surat itu selain disampaikan kepada Ketua PGRI Kota Tasikmalaya juga disampaikan kepada seluruh Ketua PGRI di  Jawa Barat dan disebar-luaskan melalui SMS. Dalam surat itu disebutkan  pula  Forum Guru Bekasi telah mendatangi Dinas Pendidikan Prov Jawa Barat dan menyebutkan keterlambatan pencairan tunjangan sertifikasi disebabkan adanya kendala birokasi baik di KPN, Depkeu maupun Dirjen PMTK menyangkut SK pencairan

Namun karena kendala itu sepertinya terlalu lama dan dianggap telah merampas hak guru selama satu tahun, maka bila sampai batas waktu tadi tunjangan sertifikasi tidak cair, mereka mengajak untuk langsung turun ke jalan berdemontrasi.

Sementara itu Ketua PGRI Kota Tasikmalaya Drs Deri Daswara MM yang dihubungi Minggu (3/1) mengatakan, pihaknya belum menerima surat tersebut akan tetapi ajakan yang isinya hampir serupa dengan ajakan Forum Guru Bekasi diterimanya dari Ketua Forum Guru Jabar melalui SMS.

“Ajakan yang saya terima melalui SMS itu sudah menyebar di guru-guru di Kota Tasikmalaya, akan tetapi kami belum menyikapi hal itu, sebab kami selaku pengurus PGRI di daerah dalam hal tindakan tertentu tidak terlepas dari mekasnisme yang ada dan petunjuk dari PGRI tingkat provinsi maupun pusat. Untuk pembayaran tunjangan sertifikasi kami masih menempuh jalur negosiasi dan pendekatan dengan mempertanyakan hal itu secara langsung ke tingkat provinsi,” katanya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya sebanyak 686 guru di Kota Tasikmalaya belum menerima hak pembayaran tunjangan sertifikasi, tunjangan yang tertunda hampir satu tahun itu berkisar antara Rp 25 juta/orang. Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Drs H Endang Suherman MM yang ditemui dalam kesempatan terpisah membenarkan tentang adanya keterlambatan pembayaran tunjangan sertifikasi tersebut. Menurutnya, ke 686 guru itu mulai  guru TK  sampai SMA.

Namun Endang menyebutkan pembayaran tunjangan sertifikasi tidak terkait dengan Dinas Pendidikan Kota atau di Daerah Tk II sebab mekanisme pembayarannya langsung oleh pusat dan masuk kedalam rekening masing-masing guru penerima.


Lanjutkan

KAPOL

Terkait...
Komentari

Komentari

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Edukasi

Ke Atas
%d blogger menyukai ini: