Connect with us

Edukasi

Guru PAI Berprestasi


ILAM Maolani, S.Ag. M.Pd, guru PAI  SD Negeri Sambongpari Kota Tasikmalaya,  akhirnya berhasil menyabet juara dalam Lomba Guru Agama Berprestasi Tingkat Nasional tingkat SD yang diselenggarakan oleh Departemen Agama (Depag) Pusat dalam rangka HAB (Hari Amal Bakti) Depag 2010. Ia satu-satunya guru dari Jawa Barat berhasil menjadi Guru PAI SD Berprestasi Tingkat Nasional 2009.

Ilam berhasil menjadi juara setelah menyisihkan 200 guru agama se-Indonesia. Seleksi dilakukan secara bertahap, mulai dari penilaian terhadap 200 karya tulis ilmiah dalam bentuk Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Agama, lalu diambil 24 karya ilmiah terbaik, setelah itu diuji melalui presentasi dan wawancara oleh tiga Profesor, mengerucut menjadi 8 orang peserta, lalu diambil lagi menjadi 6 orang, dan terakhir melalui visitasi serta verifikasi ke sekolah tempat mengajar guru agama yang bersangkutan, maka akhirnya diambil tiga besar.

”Saya merasa bersyukur bisa menyumbangkan prestasi bagi Kota Tasimalaya dalam HAB Depag 2010 sebagai Guru PAI Berprestasi ketiga tingkat nasional,” ujar Ilam seusai menerima penghargaan juara dari Menteri Agama RI, Drs. H. Suryadarma Ali, di Borobudur Convention Center Hotel Borobudur Jakarta Pusat
Yang menarik dan sangat menantang,  kata Ilam,  pada sesi diuji oleh para Profesor, ternyata bukan hanya Karya Tulis Ilmiah yang harus dipertanggungjawabkan atau ‘disidang’, tetapi juga para peserta diuji kemampuannya dalam membaca Al-Qur’an, berbicara bahasa Inggris, dan kemampuan teknologi komputer serta internet.

Ilam merupakan satu-satunya wakil Jawa Barat yang berhasil menembus tiga besar dengan tingkat persaingan yang sangat ketat. Ia berhasil mempertahankan dan mempresentasikan karya tulis ilmiah PTK dengan judul: PENGGUNAAN MULTIMEDIA DALAM PEMBELAJARAN PAI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA.
Menurut Ilam, dirinya sangatlah beruntung, sebab ia mengajar di SDN Sambongpari baru 10 bulan dan masih berstatus sebagai CPNS Kota Tasikmalaya. Sementara juara 1 dan 2 yang diraih oleh Guru Agama asal Solo Jawa Tengah dan Pontianak Kalimantan Barat, sudah berpengalaman mengajar 10 dan 15 tahunan.

Salah satu kategori lomba itu, kata Ilam , masa kerja juga mempengaruhi, Namun ia tetap bersyukur, sebab meski baru 10 bulan jadi CPNS, ia bersyukur mendapat dukungan  Walikota Tasikmalaya, Kadisdik dan Kandepag Kota Tasikmalaya, Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Mangkubumi, Kepala SDN Sambongpari, serta rekan-rekan guru di SDN Sambongpari.

Menurut Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Mangkubumi, Hj. Ai Nunung Muplihah, S.Pd., yang diamini oleh Kepala SDN Sambongpari, Suwarto Herlambang, BA., keberhasilan Ilam menembus tiga besar nasional sungguh sangat mengharukan, membahagiakan, dan membanggakan.

”Ilam baru 10 bulan di SDN Sanbongpari, tapi sudah bisa membuktikan dan mengharumkan nama sekolah, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, dan Jawa Barat di pentas nasional,” ujar Ai Nunung bangga.

Tampilnya putra Tasikmalaya sebagai  juara guru PAI berprestasi, juga menadapat sambutan hangat Imam Masjid Istiqlal Jakarta yang juga asli putra Tasikmalaya, H. Mubarok. ”Keberhasilan Ilam menunjukkan  potensi orang-orang Tasik memang ‘asik, resik, dan nyentrik. Semoga bisa banyak menarik orang Tasik lainnya berkiprah ditingkat nasional,” harap mubarok.
***


Lanjutkan

KAPOL

Terkait...
Komentari

Komentari

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Edukasi

Ke Atas
%d blogger menyukai ini: