Connect with us

Lorong

Kolam Kecil di Samping Masjid

airAKU belajar berenang di kolam samping Utara Masjid Agung Indihiang, saat masjid itu belum bernama. Orang-orang memanggilnya cukup Masjid Agung saja. Bahkan, sekarang pun masih begitu. Nama Ar-Rosyad, jarang disebut. Meskipun, sudah dikukuhkan sejak masjid itu direnovasi beberapa puluh tahun lalu.

Terus terang saja, andai saat itu aku sudah dewasa, boleh jadi akan melayangkan protes. Pasalnya, bentuk bangunan berkubah yang sampai saat ini melekat di benakku, dirontokkan. Tak tampak lagi jejak bangunan sebelumnya. Betul-betul, hilang total.

Rangkaian proses kreatif masa lalu. Konsep bangunan yang dicanangkan para pendahulu, terkesan dipandang sebelah mata. Padahal, arsitekturnya menurutku menggambarkan kemegahan sebuah tempat beribadah.Tetapi, sudahlah. Yang lalu biarlah. Toh, aku masih bisa mereka-reka kenangan manis, saat belajar berenang di “kulah”, kolam kecil di samping Utara masjid itu.

Nyaris setiap hari, aku lewat ke masjid itu. Kadang sengaja berhenti beberapa saat. Sekadar menikmati jejak keceriaan yang samar-samar masih kurasakan semasa bocah.

Powered by Indosat BlackBerry®

Lanjutkan
Terkait...
1 Komentar

1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Lorong

  • Lorong

    Pulitik Daun Hanjuang

    NGARANNA ogé hajat. Satutas lekasan mah layar-layar diturunkeun. Keun urang teundeun di handeuleum sieum, tunda di...

  • Lorong

    Kesinambungan Bantuan Bencana

    MESTI dirancang program bantuan yang menyentuh kesinambungan hidup para pengungsi. Pemberdayaan ekonomi korban bencana menjadi sangat...

  • Lorong

    Hijrah: Lahir dan Batin

    HARI Jumat, 24 Juli 2015, malam terakhir awak redaksi berpacu dengan tenggat waktu di kantor lama,...

  • Lorong

    Fenomena Gunung Es Kekerasan pada Anak

    KASUS pembunuhan bocah Angeline di Bali menyita perhatian publik. Masih hangat juga, kasus penelantaran dan kekerasan...

  • Ekbis

    APBD Prorakyat

    SUDUT pandang yang berbeda antara komposisi belanja langsung dan belanja tidak langsung seringkali menjadi perdebatan birokrasi...

  • Lorong

    Impresi Laksana

    KAMI pernah merasakan kegetiran saat fluktuasi rupiah jumpalitan hingga titik terendah. Tahun 1997, deregulasi uang ketat...

Ke Atas