Connect with us

Metrum

Kontrak Budaya Kawal Bahasa Daerah

aksibudaya2BUDAYAWAN Taufik Faturohman, mewanti-wanti bila kebijakan muatan lokal diserahkan sepenuhnya kepada daerah, jangan banyak berharap.

“Saya tidak percaya. Daerah itu se­perti raja-raja kecil, dan akan mem­buat kebijakan muatan lokal sendiri-sendiri,” katanya saat ber­gabung dengan aksi budaya di de­pan pintu gerbang DPR RI, Senin (7/1/2013).

Menurutnya, tidak semua daerah memiliki komitmen untuk mengembangkan bahasa daerah. “Sekarang pun, belum semua daerah memberlakukan dengan tegas,” kata Taufik. Artinya muatan lokal harus tetap diperjuangkan.

Taufik Faturohman

Taufik Faturohman

“Saya ingin ada kontrak budaya dengan pemerintah. Hak hidup bahasa daerah harus diperjuangkan. Bahasa daerah punya hak yang sama untuk diajarkan di sekolah,” kata seniman serba bisa itu.

Menurut dia, bila bahasa daerah tidak dicantumkan dalam kurikulum, seolah diperlakukan seperti anak haram.”Tak bisa ditawar, harus tercantum. Agar bahasa daerah bisa menjadi soko guru pembangunan negara ini,” tandasnya.

Pandangan itu diamini Kordinator Lapangan Aksi MGMP Bahasa Sunda Kota Tasikmalaya, Endang Hermawan. Menurut dia, aksi ke Senayan itu bukan puncak perjuangan Forum Peduli Ba­hasa Dae­rah Se-Indonesia.

Endang Hermawan

Endang Hermawan

“Jus­tru sebaliknya, aksi ini ini baru langkah awal yang kami lakukan,” kata Guru Bahasa Sunda SMKN 2 Tasikmalaya itu.

Setiap komponen yang terlibat dalam aksi budaya itu, menurutnya harus te­rus mengawal. “Tidak menutup kemungkinan, dalam perjalanan muncul godaan, yang bisa membuat berganti haluan. Kami akan selalu mengingatkan agar istikomah. Teu unggut kalinduan teu gedag kaanginan. Pengkuh dina galur,” kata Endang.

Lanjutkan
4 Komentar

4 Komentar

Tinggalkan Balasan

Metrum

  • Metrum

    Puisi di Ruang Publik

    Bayangkan, hidup kita tanpa kesenian. Tanpa musik, nyanyian, dan tarian. Bayangkan, jika hidup tanpa tontonan, tanpa...

  • DIARY

    Soempah Pemoeda Milenial

    Diskusi terfokus ikhwal relevansi Soempah Pemoeda era milenial, digelar di Redaksi H.U. Kabar Priangan, Senin (29/10/2018)....

  • DIARY

    Menyambungkan Rasa

    Menyambungkan rasa itu penting. Butuh totalitas. Apalagi saat kita bergerak di dunia yang harus dihayati dan...

  • DIARY

    Gerakan Membaca Koran

    Serikat Perusahaan Pers (SPS) Jawa Barat langsung ancang-ancang menggelorakan kampanye gerakan membaca koran seusai menggelar Musyawarah...

  • Metrum

    Deja Vu Tasikmalaya

    Beberapa hari seusai Kota Tasikmalaya merayakan sweet seventeen, saya berkunjung ke Singaparna, ibu kota Kabupaten Tasikmalaya....

  • Metrum

    I will be missing You #TerimakasihPath

    KECERIAAN Friendster dan kehangatan Multiply telah berlalu. Layanan mikroblog dan blog dalam jaringan itu sudah bubar...

Terhangat

PERSITAS has reached the top Manager Kent's PERSITAS have won the Cup for the Regular Div.17! #Official Website konami.com/wepes/mobile/p… pic.twitter.com/VQDhYXqY9r

About 2 days ago from Duddy RS | Solilokui's Twitter via PES CLUB MANAGER

Ke Atas