Connect with us

Lorong

Masa Lalu yang Meneguhkan


HUT10KotaTasikSEBELUM kita ada para pendahulu. Apa pun yang kita jalani, tidak akan terlepas dari irisan masa lalu, dengan berbagai peristiwa dan orang-orang yang terlibat di dalamnya. Bersyukurlah, ada kaum yang dengan tekun mencermatinya, kemudian mendokumentasikannya. Sehingga kenangan-kenangan masa lalu itu bisa dihadirkan kembali, semata-mata bukan sakadar untuk nostalgia. Tetapi, menelusuri jejak yang meneguhkan kembali langkah orang-orang sesudahnya, menjadi sumber kebenaran untuk menentukan langkah berikutnya yang berkesinambungan.

Tidak terkecuali untuk masyarakat Tasikmalaya, yang kini secara politik geografi menjadi dua daerah otonom, Kabupaten dan Kota.  Kabupaten sebagai induk dan Kota sebagai anak, acapkali dikiaskan dalam perbincangan di berbagai kesempatan. Tentu dengan beragam penafsiran.

Paska Kabupaten Induk Tasikmalaya melepas wilayah Kota Administratif – plus lima kecamatan ketika itu, Indihiang, Cibeureum, Kawalu, Mangkubumi, dan Tamansari – dikukuhkan menjadi daerah otonom Pemerintah Kota Tasikmalaya, berdasarkan Undang-Undang No. 10 Tahun 2001, yang diresmikan Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah, tanggal 17  Oktober 2001 di Jakarta, selayaknya menjadi bahan permenungan.
Catatan penting yang memberitakan Tasikmalaya masa lalu, sudah seharusnya menjadi sumber yang bisa menjadi pencerahan.

Hari ulang tahun, momentum yang tepat untuk menyusun sejarah Kota Tasik sebagai suatu sintesis, menggambarkan proses yang menunjukkan perkembangan ke arah kesatuan geopolitik, seperti yang kita hadapi saat ini, prinsip integrasi perlu dipergunakan untuk mengukur seberapa jauh integrasi itu dalam masa-masa tertentu telah tercapai.

Pelbagai kelompok penduduk dipandang sebagai suatu kesatuan yang tumbuh bersama dengan perkembangan wilayah Tasikmalaya sebagai daerah politik-geografis. Harus dimunculkan geakan yang memperkuat kesadaran , bahwa penduduk Kota dan Kabupaten Tasikmalaya merupakan satu kesatuan. Perkembangan kesatuan ini tidak dapat dipahami tanpa mengetahui perkembangan Tasikmalaya. ***


Lanjutkan

KAPOL

Terkait...
Komentari

Komentari

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lorong

  • Lorong

    Kesinambungan Bantuan Bencana

    MESTI dirancang program bantuan yang menyentuh kesinambungan hidup para pengungsi. Pemberdayaan ekonomi korban bencana menjadi sangat...

  • Lorong

    Hijrah: Lahir dan Batin

    HARI Jumat, 24 Juli 2015, malam terakhir awak redaksi berpacu dengan tenggat waktu di kantor lama,...

  • Lorong

    Fenomena Gunung Es Kekerasan pada Anak

    KASUS pembunuhan bocah Angeline di Bali menyita perhatian publik. Masih hangat juga, kasus penelantaran dan kekerasan...

  • Ekbis

    APBD Prorakyat

    SUDUT pandang yang berbeda antara komposisi belanja langsung dan belanja tidak langsung seringkali menjadi perdebatan birokrasi...

  • Lorong

    Impresi Laksana

    KAMI pernah merasakan kegetiran saat fluktuasi rupiah jumpalitan hingga titik terendah. Tahun 1997, deregulasi uang ketat...

  • Lorong

    Love Games

    DARI larik pertama sampai terakhir. Setiap kata dan ritma sama-sama menggairahkan. Cabikan bas Mark King langsung...

Ke Atas
%d blogger menyukai ini: