Connect with us

Literasi Media

Membaca Ruang: Persma STIKKU


image

PERS Mahasiswa Sekolah Tinggi Kesehatan Kuningan (STIKKU), menggelar pelatihan Film Dokumenter dan Jurnalistik Mahasiswa, Sabtu (2/11/2013).

Ketua STIKKU, A. Sufyan Ramadhy langsung membuka acara di Ruang Seminar kampus itu. Ajang berbagi yang menghadirkan Komunitas Film Tasik dan pegiat jurnalisme warga.

image

“Banyak yang bisa kita lakukan, di antaranya membuat iklan layanan masyarakat kesehatan. Diharapkan bisa diimplementasikan saat Dies Natalies 22 Desember 2013,” katanya.

Hari HIV/AIDS yang jatuh pada tanggal 1 Desember pun, menurut dia, bisa menjadi topik menarik.

“Keterampilan berkomunikasi itu adalah salah satu softskill terpenting dalam dunia kerja di era global, salah satunya adalah pemanfaatan multimedia sebagai media komunikasi,” katanya.

Sedikitnya 100 mahasiswa mengikuti kegiatan UKM yang dimotori parktisi TI STIKKU, Anton Sofyan itu. Hadir sebagai narasumber, di antaranya, Annas Faturachman, Siswandi, dan Rian Bungsu.


Komentari

Komentari

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Literasi Media

  • DIARY

    Reuni Kecil Pasamoan Budaya

    GAYANYA masih seperti dulu. Konsisten. Tanpa basa-basi. Sejalan dengan komunitas yang dibangunnya, sejak tahun 1998, Teater...

  • Literasi Media

    Media Warga Daring

    KETERBUKAAN informasi publik bisa dibangun dari akar rumput. Mengedukasi masyarakat agar melek media, salah satu langkah strategis...

  • Literasi Media

    Setiap Orang Adalah Pemasar

    SESUNGGUHNYA setiap orang intim dengan pemasaran. Saat berinteraksi satu sama lain, ada yang ditawarkan, sekalipun tidak...

  • Literasi Media

    Mini Workshop Jurnalisme Dasar Smansaban

    DEMI mempertajam kemampuan menuangkan gagasan ke dalam tulisan, anggota eskul Jurnalistik SMAN 1 Banjar mengikuti miniworkshop...

  • Literasi Media

    Santri Pertajam Media Syiar

      Pelatihan Dasar Jurnalistik digelar RG-UG Mualimin PPI 109 Kujang, Jumat (21/11/2014). Menurut Seksi Acara, Herdi...

  • Literasi Media

    Karep Nulis

      CENAH nulis téh bangga. Teu ngabibisani, najan dina pikiran mah geus teu kawadahan bahan nu...

Terhangat

BÉDA rasa, kecap 'nangtung', 'dahar', saméméh dianteur ku kecap 'jung' jeung 'am'. Kecap anteuran ngagambarkeun mimiti migawé. Kecap 'dahar' bisa waé ditapsirkeun eukeur atawa geus dahar. Tapi mun 'am dahar', nu kacipta téh ngamimitian ngahuap. Sarua jeung trét nulis. #preposisi

About 14 hours ago from Duddy RS | Solilokui's Twitter via Twitter for Android

Ke Atas
%d blogger menyukai ini: