Connect with us

Sosbud

Pesohor tanpa Karya


2-takPEJABAT jadi tersangka sudah tak aneh. Malah kadang kecolongan, tersangka menjadi pejabat. Mau dijungkirbalikkan juga silakan. Masyarakat sudah terbiasa menikmati fakta-fakta yang jumpalitan. Dunia yang absurd.

Jika berselancar di internet, tinggal ketik saja pilihan kata “pejabat jadi tersangka” di penampang pencari google. Pasti bakal bermunculan berbagai kasus yang melibatkan para pejabat penting di negeri ini. Mulai dari tingkat lokal hingga tingkat nasional. Ada banyak nama di situ.

Tiga pilar negara, eksekutif, legislatif, dan yudikatif, akhir-akhir ini sering melahirkan para pesohor. Tiba-tiba saja si anu menjadi terkenal karena ditenggarai korupsi, berselingkuh, berantem, mengumbar birahi, nabrak orang, atau terjerat narkoba.

Kasus-kasus yang merebak dan merontokkan kaum elit — termasuk keluarganya — terus mengikis kepercayaan. Padahal membangun kepercayaan bukan perkara remeh dan perlu waktu panjang.


Lanjutkan
1 Komentar

1 Komentar

Komentari

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosbud

  • Sosbud

    BBM Ampuh

    PENGARUH naiknya harga bakar minyak (BBM) ternyata ampuh. Mengatrol harga-harga komoditas lain. Tetapi tidak bila harga...

  • Sosbud

    Sekadar Hari Antikorupsi

    HARI Antikorupsi Dunia, Selasa (9/12/2014), jadi momentum refleksi semua pihak. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota...

  • Sosbud

    Media Sunda Lawas ti Tasikmalaya

    KABEUNGHARAN inteléktual urang Tasikmalaya, di antarana ngaréngkol dina ngokolakeun média. Lian ti koran Sipatahoenan anu gumelar...

  • Sosbud

    Bupati jeung Puisi

    GEDONG Kasenian Tasikmalaya (GKT) diadegkeun taun 1998 kalawan istiméwa. Minangka pangbagéa pamaréntah pikeun para seniman. Sanajan...

  • Sosbud

    Wan Orlet: Soal Becak

    WAWAN Rudiat atau lebih dikenal dengan Wan Orlet, hatinya tak sekeras dunianya. Sehari-hari bergelut dengan dunia...

  • Sosbud

    Tradisi "Enam" Penyair Tasikmalaya

    BERGELUT dengan kata, tidak lantas membuat seseorang dinobatkan menjadi pu­jangga. Setiap saat orang menggunakan bahasa untuk...

Ke Atas
%d blogger menyukai ini: