Connect with us

Sosbud

Sekadar Hari Antikorupsi


HARI Antikorupsi Dunia, Selasa (9/12/2014), jadi momentum refleksi semua pihak. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Tasikmalaya, menggelar diskusi di Redaksi Kabar Priangan, menghadirkan narasumber dari Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Kepolisian Resor Kota Tasikmalaya.
Ajang itu menurut Ketua PMII Kota Tasikmalaya, Ajat Sudrajat, wujud aksi mahasiswa dalam bentuk lain. Tidak selamanya aksi harus turun ke jalan.
“Kita menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya. Hari ini sangat tepat untuk mempertanyakan sampai sejauh mana penanganan kasus korupsi di Tasikmalaya,” kata Ajat.

Penyidik Fungsional Kejari Kota Tasikmalaya, Dr. H. Eman Sungkawa, MH, menyambut baik langkah itu. “Roh mahasiswa bagian dari roh masyarakat,” katanya. Suara masyarakat bisa terwakili, termasuk mempertanyakan langkah kejaksaan dan kepolisian menangani kasus-kasus korupsi di daerah.
Dia tidak menampik, bila peran kejaksaan dan kepolisian, selama ini disoroti dan dinilai lamban.
Kalah pamor oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diperkuat Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Korupsi semakin merajalela dan masuk ke segala lini,” kata Eman. Tidak sedikit yang menilai kejaksaan dan kepolisian melempem.

Kondisi itu diamini, Kasatreskrim Polres Kota Tasikmalaya, AKP Rusdiyanto, SH. Tetapi, harus diketahui oleh masyarakat, proses penanganan kasus korupsi oleh kepolisian dan kejaksaan berbeda dengan KPK. “Laporan-laporan yang diterima harus ditelusuri bukti-buktinya dengan akurat. Memerlukan proses audit dan lain sebagainya. Termasuk ada intervensi dari pihak lain selama menangani kasus,” katanya.

Nah ini!


Lanjutkan

KAPOL

Terkait...
Komentari

Komentari

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosbud

  • Sosbud

    BBM Ampuh

    PENGARUH naiknya harga bakar minyak (BBM) ternyata ampuh. Mengatrol harga-harga komoditas lain. Tetapi tidak bila harga...

  • Sosbud

    Media Sunda Lawas ti Tasikmalaya

    KABEUNGHARAN inteléktual urang Tasikmalaya, di antarana ngaréngkol dina ngokolakeun média. Lian ti koran Sipatahoenan anu gumelar...

  • Sosbud

    Bupati jeung Puisi

    GEDONG Kasenian Tasikmalaya (GKT) diadegkeun taun 1998 kalawan istiméwa. Minangka pangbagéa pamaréntah pikeun para seniman. Sanajan...

  • Sosbud

    Wan Orlet: Soal Becak

    WAWAN Rudiat atau lebih dikenal dengan Wan Orlet, hatinya tak sekeras dunianya. Sehari-hari bergelut dengan dunia...

  • Sosbud

    Tradisi "Enam" Penyair Tasikmalaya

    BERGELUT dengan kata, tidak lantas membuat seseorang dinobatkan menjadi pu­jangga. Setiap saat orang menggunakan bahasa untuk...

  • Sosbud

    Cahaya Bulan di Buruan

    DULU, tak usah repot mencari taman tempat bermain. Lantaran nyaris di setiap rumah, ada buruan. Pekarangan...

Ke Atas
%d blogger menyukai ini: