Connect with us

Iptek

Tilas tapi Cadas


1CD Rom jebolan tahun 2002, sudah dianggap usang dan masuk gudang. Teronggok, dengan barang rongsokan lain. Namun ternyata barang bekas itu bisa disulap menjadi perangkat pemutar musik sederhana. Minimalis tapi maksimal.

“Jadi jangan main buang dulu. Siapa tahu kita bisa memanfaatkan,” kata pegiat Tasik Cyber, Oyok Arafat, saat berbagi tips di Redaksi HU Kabar Priangan, Sabtu (6/7/2012). “Materi kali ini, saya beri judul ‘Tilas tapi Cadas’,” tutur lelaki yang pernah berjanggut dan akrab disapa Mang Oyok itu.

Demi membangkitkan kembali CD Rom rongsokan itu Mang Oyok menggunakan power suply yang biasa digunakan PC (Personal Computer). “Tinggal disambungkan, saja kabel-kabelnya. Kalau masih berfungsi, CD Audio player kita, sudah siap untuk dinikmati,” ujarnya seraya memasukam kepingan CD album terbaru kelompok progressive rock asal Bandung, Balerina. “Nah, inilah yang dimaksud tilas, tapi cadas,” katanya.

Usai sesi Mang Oyok, materi berikutnya pengantar radio online. Asep Rizky, menyajikan perihal itu dengan gamblang. Jika Mang Oyok memaparkan seluk beluk hardware, Rizky cenderung membahas software. Tasik Cyber Sharing Class pekan ini, langsung menohok ke sasaran. Singkat tapi padat. Pondok tapi nyogok. Tetap semangat!


4 Komentar

4 Komentar

Komentari

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iptek

Terhangat

BÉDA rasa, kecap 'nangtung', 'dahar', saméméh dianteur ku kecap 'jung' jeung 'am'. Kecap anteuran ngagambarkeun mimiti migawé. Kecap 'dahar' bisa waé ditapsirkeun eukeur atawa geus dahar. Tapi mun 'am dahar', nu kacipta téh ngamimitian ngahuap. Sarua jeung trét nulis. #preposisi

About 14 hours ago from Duddy RS | Solilokui's Twitter via Twitter for Android

Ke Atas
%d blogger menyukai ini: