Connect with us

Metrum

Tol Bandung-Rajapolah belum Masuk Masterplan Nasional


BOLEH jadi kesannya biasa saja, saat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) RI Basuki Hadimuljono meminta agar Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengurus perencanaan Jalan Tol Bandung-Rajapolah Tasikmalaya dengan serius.

Ternyata rencana pembangunan rencana pembangunan jalan bebas hambatan tersebut belum masuk rencana induk atau masterplan jaringan tol nasional. Padahal, wacana itu sudah diapungkan sejak jauh-jauh hari.

Fakta itu terungkap saat Basuki Hadimuljono berkunjung ke Tasikmalaya. Menteri PUPR menyatakan agar proses perencanaan itu harus selaras dengan program nasional. Artinya, rencana itu harus masuk dalam masterplan.

Tidak dipungkiri, pembangunan jalan tol itu akan didukung, bahkan diusulkan masyarakat agar segera dilaksanakan. Namun, harus ada proses yang ditempuh agar pembangunan berkesinambungan dan terpadu dengan rencana tapak nasional.

Daerah otonom yang dilalui jalan tol itu sudah memberikan dorongan kepada Pemerintah Provinsi Jabar agar merealisasikan akses transportasi darat itu secepat mungkin. Informasi yang terungkap ketika itu, Badan Perencana Pembangunan Jawa Barat memang telah berkomunikasi ihwal rencana itu dengan Badan Perencana Pembangunan Nasional RI.

Artinya tinggal mempertajam komunikasi, sehingga rencana pembangunan jalan tol itu masuk ke dalam rencana induk pembangunan nasional.
Walau bagaimana pun rencana pembangunan harus disesuaikan dengan rencana tata ruang wilayah yang lebih luas. Jejaring transportasi harus diselaraskan, dengan rencana tapak yang sudah dirancang secara terpadu oleh pusat.

Seperti halnya, mempertajam rencana detil tata ruang (RDTR) harus merujuk kepada rencana tata ruang wilayah (RTRW). RTRW yang biasanya dimutakhirkan setiap 25 tahun sekali tidak terlepas dengan rencana induk nasional. Dengan demikian, tata ruang tidak akan tumpang tindih.

Bila langkah ini sudah ditempuh, diharapkan pada tahun 2018, Tol Bandung-Rajapolah telah terealisasi dan bisa digunakan oleh masyarakat.


Lanjutkan

KAPOL

Terkait...
Komentari

Komentari

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Metrum

  • Metrum

    Orasi dan Puisi

    TAK ada angin tak ada hujan perbincangan para aktivis mahasiswa menukik tajam pada naluri paling dasar....

  • Metrum

    Rekognisi Desa

    LARIK-LARIK nyanyian Desaku karya Liberty Manik masih terngiang hingga kini. Lagu itu jadi andalan saat disuruh...

  • Metrum

    Berkarya dan Mengabdi

    PERJALANAN tak cuma menempuh jarak, tetapi juga menata gerak dan waktu yang menentukan titik balik eksistensi....

  • Metrum

    Dialog Semesta

    BERDIALOG dengan semesta. Sepintas seperti orang gila. Bahkan sangat tipis dengan kesesatan. Lalu sering disalahpahami dan...

  • Metrum

    Intelektual Organik

    DESA adalah kekuatan. Ungkapan itu tajam. Menjadi larik dalam sebuah nyanyian Iwan Fals. Membuka mata banyak...

  • Metrum

    Gara-gara Konflik

    KEDAMAIAN tak mengenal kebohongan. Pertarungan sejatinya menjadi ruang artikulasi yang sehat. Arena mengasah batin. Melahirkan kesatria....

Ke Atas
%d blogger menyukai ini: