Connect with us

Sosbud

Visi Karuhun tentang Masa Depan


dreamcatcherSILSILAH asal-usul daerah, banyak yang sudah hilang dari ingatan. Sepertinya remeh temeh. Tetapi pada suatu saat, orang dikejutkan. Karena banyak  yang sudah tidak intim lagi dengan lingkungan sekitar.

Patut diapresiasi bila ada kalangan tertentu yang masih merawat ingatan dengan cara mendokumentasikan, apalagi dijadikan sebagai peninggalan yang bisa dijadikan rujukan oleh generasi masa kini.

Folklor semacam uga, tampaknya masih melekat di beberapa kalangan pegiat kebudayaan di Daerah Otonom Baru (DOB) Pangandaran. Kendati pun masih disimpan dalam ingatan, kemudian disampaikan kembali secara lisan.

Di antaranya, Kabuyutan Cameti Bagolo yang sampai sekarang ditafsirkan masih beririsan dengan wilayah Pangandaran sekarang. Menurut salah seorang pelaku budaya Pangandaran Saprudin Hanif, salah satu pesan yang disampaikan berbunyi: “isukan jaga bakal aya jalma nu boga cameti anu panjangna ngungkulan Bagolo nepi ka Bulakbenda”.

Bagolo, menurut dia, masih kontekstual dengan kondisi saat ini. Kabuyutan Cameti Bagolo bisa ditafsirkan, sebagai batas wilayah perairan Kab. Pangandaran. Satu lagi yang masih terekam dalam ingatan adalah Kabuyutan Cilalay, yang dipahami sebagai sodetan Sungai Citanduy. ”Urang Padaherang bakal sidengdang, lamun Walungan Citanduy geus dipotong ngujur wetan.” Tafsir bebas dari kabuyutan tersebut, “Masyarakat Padaherang akan se­jah­tera jika Sungai Citanduy sudah di­sodet mengarah ke Timur.”

Bila dicermati, ungkapan-ungkapan cerdas masa lalu itu bisa diapresiasi sebagai visi karuhun tentang rencana pembangunan masa depan. Artinya, tidak ada salahnya jika perencanaan untuk masa yang akan datang bercermin kepada masa lalu.


Komentari

Komentari

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosbud

  • Sosbud

    BBM Ampuh

    PENGARUH naiknya harga bakar minyak (BBM) ternyata ampuh. Mengatrol harga-harga komoditas lain. Tetapi tidak bila harga...

  • Sosbud

    Sekadar Hari Antikorupsi

    HARI Antikorupsi Dunia, Selasa (9/12/2014), jadi momentum refleksi semua pihak. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota...

  • Sosbud

    Media Sunda Lawas ti Tasikmalaya

    KABEUNGHARAN inteléktual urang Tasikmalaya, di antarana ngaréngkol dina ngokolakeun média. Lian ti koran Sipatahoenan anu gumelar...

  • Sosbud

    Bupati jeung Puisi

    GEDONG Kasenian Tasikmalaya (GKT) diadegkeun taun 1998 kalawan istiméwa. Minangka pangbagéa pamaréntah pikeun para seniman. Sanajan...

  • Sosbud

    Wan Orlet: Soal Becak

    WAWAN Rudiat atau lebih dikenal dengan Wan Orlet, hatinya tak sekeras dunianya. Sehari-hari bergelut dengan dunia...

  • Sosbud

    Tradisi "Enam" Penyair Tasikmalaya

    BERGELUT dengan kata, tidak lantas membuat seseorang dinobatkan menjadi pu­jangga. Setiap saat orang menggunakan bahasa untuk...

Ke Atas
%d blogger menyukai ini: