Connect with us

DIARY

Cara Menghadirkan Negara

Kang Amang S. Hidayat berhasil menghadirkan negara tanpa beban. Tidak tanggung-tanggung, memelihara kebudayaan di Tasikmalaya. Bukan perkara enteng. Kesenian di kalangan santri madrasah berdenyut dua dekade terakhir ini. Mereka berkesenian dengan tegas.

Dengan atau tanpa negara pertunjukan terus berlangsung. Mereka menghadirkan negara sendiri. Tanpa banyak mengeluh. Lumrah bila dalam banyak kesempatan Kang Amang berbicara lantang. Tidak sedikit yang kena semprot. Lalu wajahnya merah. Lalu menunduk. Lalu tersenyum kecut. Lalu diam seribu bahasa.

Kami ngobrol selepas Duhur di beranda Redaksi HU. Kabar Priangan (Grup Pikiran Rakyat), Rabu (24/10/2018). Topiknya agak melebar, tentang geliat Karang Taruna di Kelurahan Bungursari Kota Tasikmalaya.

Rupanya, kewarganegaraan Kang Amang sudah dinaturalisasi di kampung itu. “Saya memang ingin dideportasi,” katanya. Raut wajahnya bahagia. Selamat menghadirkan negara.

Lanjutkan
Komentari

Tinggalkan Balasan

DIARY

  • DIARY

    Soempah Pemoeda Milenial

    Diskusi terfokus ikhwal relevansi Soempah Pemoeda era milenial, digelar di Redaksi H.U. Kabar Priangan, Senin (29/10/2018)....

  • DIARY

    Menyambungkan Rasa

    Menyambungkan rasa itu penting. Butuh totalitas. Apalagi saat kita bergerak di dunia yang harus dihayati dan...

  • DIARY

    Gerakan Membaca Koran

    Serikat Perusahaan Pers (SPS) Jawa Barat langsung ancang-ancang menggelorakan kampanye gerakan membaca koran seusai menggelar Musyawarah...

  • DIARY

    Pengayaan Aneh

    SEPEKAN terakhir ini, Si Bungsu tampaknya sedang sibuk. Pulang sekolah sering molor dari biasanya. Boleh jadi...

  • DIARY

    Silih Dangdanan

    POE ayeuna urang panggih jeung saha, di mana, nanaonan. Naha aya jejer carita nu diungkarakeun? Unggal...

  • DIARY

    Politik Gembira

    PENYAKIT dadakan bisa menyerang siapa saja saat berbicara di depan orang banyak. Mendadak sakit perut atau...

Ke Atas