Connect with us

Ekbis

Ciamis Genjot Produksi Beras


karungCIAMIS, PriLM – Tahun ini, Pemkab Ciamis menargetkan 10 persen kenaikan produksi beras dibanding tahun 2009 yang mencapai total produksi sebanyak 700 ton lebih. Menurut Kasi Palawija Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kab. Ciamis, Iman tarsiman, instruksi tersebut dikemukakan pada acara Rapat Koordinasi Dinas Pertanian yang digelar di Pangandaran beberapa waktu lalu.

”Setiap tahunnya daerah pasti diminta untuk meningkatkan hasil produksi beras yang didasarkan pada kebutuhan,” katanya. Atas instruksi tersebut, pihaknya bisa memenuhi target kalau melihat hasil produksi tahun lalu, Kabupaten Ciamis mengalami surplus yang signifikan. ”Kami optimistis target itu tercapai, mengingat pada 2009 kami surplus beras sampai 400 ton,”ujarnya.

Untuk memenuhi target produksi, Iman mengakui hal itu bukan perkara mudah, karena setiap tahun ada kecenderungan penurunan level produksi pada tingkat produksi. ”Banyaknya lahan tadah hujan pun jadi kendala tentunya,” kata Iman. Sebagai langkah awal, pihaknya akan mengubah mindset para petani untuk beralih penggunaan varietas yang berasal dari Inparl dan Mekongga.

Sedangkan untuk padi gogo diberlakukan varietas dodokan. Dia menilai dengan menggunakan varietas Inparl, Mekongga dan Dodokan berpotensi akan menghasilkan beras lebih baik.”Hal itu berdasarkan pengakuan petani contohan yang kami bina. Setiap hektarenya, petani bisa mendapatkan 11 ton gabah kering panen (GKP), bahkan bisa juga lebih. Khusus untuk dodokan sekali pun dalam satu hektar petani bisa memperoleh GKP nya sebanyak 8 ton,” ujar Iman.

Langkah lain yang perlu dilakukan adalah meningkatkan mutu intensifikasi untuk memperbaiki sifatfisik tanah dengan memakai pupuk organik yang ramah lingkungan.”Bila langkah tersebut berjalan berbarengan, kami yakin target akan terpenuhi, meski kami akui perlu waktu lama untuk membuktikannnya,” tuturnya kepada Priangan diruang kerjanya. Rabu (20/1).

Ditambahkannya,hingga enam bulan kedepan, masyarakat tidak perlu khawatir kekurangan beras. Pemerintah melalui dinas terkait menjamin ketersediaan beras hingga enam bulan masih aman. Dikatakan Iman lebih jauh, pasokan beras sejauh ini cukup lancar. “Yang normal itu perjiwa memerlukan 3 0ns bersa per harinya, saat ini sudah 5 ons per hari,” ujar Iman. Kondisi itu, menurut dirinya, menunjukan cadangan pangan di wilayah Kab. Ciamis cukup banyak. “Salah satunya seperti yang terjadi Pasar Manis Ciamis,” ujarnya. RN***


Lanjutkan

KAPOL

Terkait...
Komentari

Komentari

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekbis

Ke Atas
%d blogger menyukai ini: