Connect with us

Metrum

Citra Diri

wp-1470027659192.jpgGERAKAN. Bisa senyap bisa berisik. Sama seperti ibadah. Ada yang diam-diam. Ada juga yang diumbar. Lumrah. Tiap orang punya gaya. Style.

Pesohor ini pesohor itu. Pejabat ini atau pejabat itu. Menyantuni anak yatim. Membantu warga miskin. Sekolong langit bisa tahu. Menyebar.

Lantas dibilang sombong. Riya. Tapi mau bagaimana lagi. Kesombongan itu terjadi lantaran naluri dasar juga. Orang butuh pengakuan. Eksis.

Kesombongan itu ada di mana-mana. Tak cuma mesti pesohor atau pejabat. Warga biasa pun sama. Bisa mengumbar diri tentang apa saja. Tinggal klik.

Apalagi kini media sudah dalam genggaman. Siapapun bisa membuat reportase tentang dirinya tanpa sekat batas. Makan, minum, bahkan kentut.

Menghargai diri secara berlebihan, boleh jadi agak mengganggu. Seludang menolakkan mayang. Memamerkan cangkang dan isi dalam balutan.

Tapi apa boleh buat. Kesombongan bisa disamarkan. Kemudian dibenarkan jadi gambaran yang dimiliki pribadi, lembaga, atau produk. Citra.

Manusia di manapun, tak bisa meloloskan diri dari interaksi sosial. Saling bicara. Bertukar pikiran. Mengekspos diri. Pencitraan adalah hak.

Setiap orang adalah pemasar bagi dirinya. Tanpa disadari marketing sudah berjalan sejak dilahirkan. Lumrah bila intim dengan pencitraan.

Pencitraan bisa jadi perangkat sosial untuk menjajal kejujuran. Sesuaikah gambaran yang diumbar dengan kenyataan? Bukan isapan jempol.

Ataukah sekadar reka-reka? Kamuflase. Ini yang berat. Sama saja dengan melanggar komitmen dengan dirinya sendiri. Menghancurkan diri.

Lanjutkan
Komentari

Tinggalkan Balasan

Metrum

  • DIARY

    Soempah Pemoeda Milenial

    Diskusi terfokus ikhwal relevansi Soempah Pemoeda era milenial, digelar di Redaksi H.U. Kabar Priangan, Senin (29/10/2018)....

  • DIARY

    Menyambungkan Rasa

    Menyambungkan rasa itu penting. Butuh totalitas. Apalagi saat kita bergerak di dunia yang harus dihayati dan...

  • DIARY

    Gerakan Membaca Koran

    Serikat Perusahaan Pers (SPS) Jawa Barat langsung ancang-ancang menggelorakan kampanye gerakan membaca koran seusai menggelar Musyawarah...

  • Metrum

    Deja Vu Tasikmalaya

    Beberapa hari seusai Kota Tasikmalaya merayakan sweet seventeen, saya berkunjung ke Singaparna, ibu kota Kabupaten Tasikmalaya....

  • Metrum

    I will be missing You #TerimakasihPath

    KECERIAAN Friendster dan kehangatan Multiply telah berlalu. Layanan mikroblog dan blog dalam jaringan itu sudah bubar...

  • Lorong

    Pulitik Daun Hanjuang

    NGARANNA ogé hajat. Satutas lekasan mah layar-layar diturunkeun. Keun urang teundeun di handeuleum sieum, tunda di...

Terhangat

Ke Atas