Connect with us

Jurnalisme

Era Disrupsi, Jurnalisme Baik-baik Saja

Industri media cetak mengalami tekanan luar biasa dari fenomena disrupsi. Digitalisasi teknologi telah membuat bisnis media cetak mengalami penurunan sirkulasi dan iklan. Di sisi lain, harga kertas koran juga terus bergerak naik.

Inovasi dan kreativitas kemudian menjadi senjata ampuh bagi penerbit media cetak di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia, untuk mencari cara yang efektif agar industri pers cetak bisa bertahan.

Ekosistem bisnis media cetak di seluruh dunia memang telah berubah sangat dramatis. Di tengah kesulitan itu, industri media cetak harus bisa menahan gempuran Facebook, Google, Twitter, dan Yahoo.

Dunia sudah berubah sejak disrupsi teknologi menjalar ke seluruh sendi-sendi kehidupan manusia. Cara orang mengonsumsi informasi sangat berbeda kini. Semua serba digital. Industri media cetak terpengaruh. Terpukul. Nyaris tak ada perusahaan pers yang sangat siap menghadapinya.

Kondisi yang menantang itu terungkap selama berlangsung Kongres Serikat Perusahaan Pers (SPS) di Gedung Siola Surabaya, Rabu-Kamis (6-7/2/2019). Ketua SPS Pusat sebelumnya, Dahlan Iskan, tidak menampik.

“Jaman sudah berubah. Terjadi percepatan. Saya tidak menyangka perubahannya begitu cepat. Semuanya mengalami disrupsi. Bukan saja untuk pers. SPS harus bisa mencari jalan keluar,” katanya.

Ketua yang baru, Alwi Hammu, kini yang akan melanjutkan kiprah Dahlan Iskan, menakhodai asosiasi perusahaan pers se-Indonesia itu. Era disrupsi harus segera disikapi dengan serius. Dari mulai meningkatkan kapasitas sumber daya sampai penguatan regulasi.

“Kita harus tetap optimistis. Setelah ada kesulitan pasti ada kemudahan,” kata Alwi Hammu.

Komentar
Continue Reading
Advertisement
Terkait
Komentar

Tinggalkan Balasan

Jurnalisme

Advertisement WordPress.com

Saya pernah bercerita di berbagai pertemuan dengan komunitas literasi. Setiap orang adalah produsen kata-kata. Dunia siber memberi ruang yang leluasa. Media arus utama menghadapi prasyarat berat, jika tidak menyikapi dengan bijak. Cyber troop akan melakukan perlawanan. #literacy

About 9 hours ago from Duddy RS | Solilokui's Twitter via Twitter for Android

To Top