Connect with us

Kliping

Heni Lumpuh Setelah Melahirkan


*Suaminya Kabur, Kini Dirawat Anaknya

CIMANGGUNG, Priangan – Agus, siswa kelas III SD warga Kampung Cimuncang, Desa Sawahdadap, Kec. Cimanggung, terpaksa harus merawat ibunya, Ny. Heni Ruhayati (32), yang lumpuh sejak enam bulan lalu. Sementara ayah Agus atau suami Heni, Asep Iwan (36), kabur dan tak pernah kembali setelah melihat istrinya lumpuh.

Setiap hari, Agus yang merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, usai pulang sekolah harus merawat ibunya. Untuk membiayai kebutuhan sehari-hari, kakaknya, Resti (16), tidak melanjutkan ke bangku SMA karena menjadi buruh di PT Kahatex. Sementara adiknya kini diurus oleh bibinya di Kec. Wado.

Heni lumpuh setelah melahirkan anak ketiga, Agni, karena pendarahan saat melahirkan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, enam bulan lalu. Untuk sekadar minum pun Heni harus dibantu oleh Agus. “Apalagi untuk keperluan lainnya” kata Ketua RW setempat, Udin Saefudin (42).

Dengan kalimat terputus-putus, Heni menceritakan persalinannya tidak berjalan lancar. Selain usia kandungan yang belum genap sembilan bulan, kandungan Heni juga mengalami kelainan.
“Bayi itu lahir disedot sehingga saya sempat pingsan selama dua jam, terus saya mengalami pendarahan,” kata Heni.

Karenanya dokter di RSHS menyarankan Heni supaya dirawat hingga sembuh. Namun karena kekurangan biaya untuk bersalin, pihak keluarga memaksa membawa pulang. “Saya terpaksa dirawat dengan obat-obatan kampung,” ujar Heni.

Saat ini kondisi tubuh Heni kian memprihatinkan. Selain badannya kian kurus kering dan wajah pucat, kakinya juga luka-luka. Ia diobati obat-obatan kampung seperti kunyit karena pihak keluarga tak mempunyai dana untuk merawat Heni ke rumah sakit. “Kami meminta pemerintah setempat segera turun tangan dan memberikan bantuan,” ucap Udin.


Lanjutkan

KAPOL

Terkait...
Komentari

Komentari

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kliping

Ke Atas
%d blogger menyukai ini: