Connect with us

DIARY

Impresi Koki

BAIKLAH kita bahas ikhwal suka-duka seorang koki saja. Setiap hari bergelut dengan api. Namun dia harus tetap bertindak dan berpikir dengan dingin. Hawa panas di dapur harus ditaklukkan.

Belajar menahan diri ternyata tidak melulu mesti mengundang konsultan kepribadian. Belajarlah dari seorang koki. Sekalipun bergelut dengan api, hati dan pikiran sejuk selembut salju.

Seperti ungkapan Jalaludin Rumi: “Engkaulah api, akulah angin!”

Lanjutkan
Komentari

Tinggalkan Balasan

DIARY

  • DIARY

    Soempah Pemoeda Milenial

    Diskusi terfokus ikhwal relevansi Soempah Pemoeda era milenial, digelar di Redaksi H.U. Kabar Priangan, Senin (29/10/2018)....

  • DIARY

    Menyambungkan Rasa

    Menyambungkan rasa itu penting. Butuh totalitas. Apalagi saat kita bergerak di dunia yang harus dihayati dan...

  • DIARY

    Gerakan Membaca Koran

    Serikat Perusahaan Pers (SPS) Jawa Barat langsung ancang-ancang menggelorakan kampanye gerakan membaca koran seusai menggelar Musyawarah...

  • DIARY

    Cara Menghadirkan Negara

    Kang Amang S. Hidayat berhasil menghadirkan negara tanpa beban. Tidak tanggung-tanggung, memelihara kebudayaan di Tasikmalaya. Bukan...

  • DIARY

    Pengayaan Aneh

    SEPEKAN terakhir ini, Si Bungsu tampaknya sedang sibuk. Pulang sekolah sering molor dari biasanya. Boleh jadi...

  • DIARY

    Silih Dangdanan

    POE ayeuna urang panggih jeung saha, di mana, nanaonan. Naha aya jejer carita nu diungkarakeun? Unggal...

Ke Atas