Connect with us

DIARY

Impresi Koki

BAIKLAH kita bahas ikhwal suka-duka seorang koki saja. Setiap hari bergelut dengan api. Namun dia harus tetap bertindak dan berpikir dengan dingin. Hawa panas di dapur harus ditaklukkan.

Belajar menahan diri ternyata tidak melulu mesti mengundang konsultan kepribadian. Belajarlah dari seorang koki. Sekalipun bergelut dengan api, hati dan pikiran sejuk selembut salju.

Seperti ungkapan Jalaludin Rumi: “Engkaulah api, akulah angin!”

Lanjutkan
Terkait...
Komentari

Tinggalkan Balasan

DIARY

  • DIARY

    Politik Gembira

    PENYAKIT dadakan bisa menyerang siapa saja saat berbicara di depan orang banyak. Mendadak sakit perut atau...

  • DIARY

    Mengendapkan Uforia Reuni

    REUNI jadi kata kunci. Waktu dan peristiwa yang sudah dilalui dibatinkan kembali dalam kenangan. Direkontruksi dari...

  • DIARY

    Meneroka Lapis Puisi

    Menukam yang Tadi Hidup Aku sering diserbu pasukan pertanyaan Dari seribu pasukan bayangan Ihwal antrean yang...

  • DIARY

    Nyeungcleu

    NGARIUNG jeung kulawadet kelas Fisika SMAN 2 Tasikmalaya entragan 1989. Najan béda kelas jeung kuring, tapi...

  • DIARY

    Palasipah Kopi Kabeuki

    GUNEM catur ngawangun carita. Ngundeur siloka dina galengan waktu nu mustari. Sabot ngaregot kopi. Sakeclak silib dina...

  • DIARY

    Reuni Kecil Pasamoan Budaya

    GAYANYA masih seperti dulu. Konsisten. Tanpa basa-basi. Sejalan dengan komunitas yang dibangunnya, sejak tahun 1998, Teater...

Terhangat

SELAMAT berakhir pekan. Kalo lagi boké, kita seténg-seténg aja, Braderjon! youtu.be/qCicAV2aPVE

About 14 hours ago from Duddy RS | Solilokui's Twitter via Twitter for Android

Ke Atas