Connect with us

DIARY

Impresi Koki


BAIKLAH kita bahas ikhwal suka-duka seorang koki saja. Setiap hari bergelut dengan api. Namun dia harus tetap bertindak dan berpikir dengan dingin. Hawa panas di dapur harus ditaklukkan.

Belajar menahan diri ternyata tidak melulu mesti mengundang konsultan kepribadian. Belajarlah dari seorang koki. Sekalipun bergelut dengan api, hati dan pikiran sejuk selembut salju.

Seperti ungkapan Jalaludin Rumi: “Engkaulah api, akulah angin!”


Lanjutkan

KAPOL

Terkait...
Komentari

Komentari

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DIARY

Ke Atas
%d blogger menyukai ini: