Connect with us

DIARY

Impresi Koki

BAIKLAH kita bahas ikhwal suka-duka seorang koki saja. Setiap hari bergelut dengan api. Namun dia harus tetap bertindak dan berpikir dengan dingin. Hawa panas di dapur harus ditaklukkan.

Belajar menahan diri ternyata tidak melulu mesti mengundang konsultan kepribadian. Belajarlah dari seorang koki. Sekalipun bergelut dengan api, hati dan pikiran sejuk selembut salju.

Seperti ungkapan Jalaludin Rumi: “Engkaulah api, akulah angin!”

Diskusi di Facebook
Continue Reading
Advertisement
Terimakasih telah berkunjung

Tinggalkan Balasan

To Top