Connect with us

Metrum

Jangan Ada “Hoax” Di Antara Kita


CERITA rakyat, dongeng, dan sejenisnya tak jauh berbeda dengan hoax. Dunia yang direka. Bukan fakta tetapi fiksi. Sarat dengan imajinasi.

Namun ujaran dan peristiwa yang disuguhkan dongeng bukan berarti tidak bernilai. Justru melalui sastra buhun itu pesan moral disampaikan.

Fabel “Sakadang Kuya dan Monyet” episode menanam pisang — misalnya — berpesan agar orang tidak makan tulang kawan. Orang rakus tidak bagus.

Nilai-nilai tercipta dari peristiwa. Fakta diimajinasikan. Bukan perkara yang baru. Mitologi tetap subur hingga kiwari. Masih melekat.

Tak ada yang tahu, siapakah pencetus mitos. Lantaran, rangkaian cerita supranatural itu lahir turun-temurun. Diterima secara leluri. Adat.

Zaman moderen tak sepenuhnya lepas dengan dunia yang dianggap klenik. Takhayul.  Masih banyak yang percaya dukun, sekalipun sangat berpotensi hoax.

Usut punya usut, hoax sudah mendarah-daging sejak lama. Ilusi yang menjadi kenyataan itu sangat intim. Kebohongan relatif ada di sekitar.

Bohong itu relatif. Bisa benar bisa salah. Bisa baik bisa jahat. Relativitas bisa berlaku. Lumrah bila hoax menjadi rujukan banyak orang.

Jangan “sompral”. Berbicara kotor di sembarang tempat. Ujaran klasik yang masih dipercayai orang sampai kini. Padahal ujaran itu bisa saja hoax. Tak jelas sumbernya. Disebarkan turun-temurun.

Bila memang hoax identik dengan dusta. Siapa pun pasti sepakat: Jangan ada “hoax” di antara kita.


Komentari

Komentari

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Metrum

  • Metrum

    Orasi dan Puisi

    TAK ada angin tak ada hujan perbincangan para aktivis mahasiswa menukik tajam pada naluri paling dasar....

  • Metrum

    Rekognisi Desa

    LARIK-LARIK nyanyian Desaku karya Liberty Manik masih terngiang hingga kini. Lagu itu jadi andalan saat disuruh...

  • Metrum

    Berkarya dan Mengabdi

    PERJALANAN tak cuma menempuh jarak, tetapi juga menata gerak dan waktu yang menentukan titik balik eksistensi....

  • Metrum

    Dialog Semesta

    BERDIALOG dengan semesta. Sepintas seperti orang gila. Bahkan sangat tipis dengan kesesatan. Lalu sering disalahpahami dan...

  • Metrum

    Intelektual Organik

    DESA adalah kekuatan. Ungkapan itu tajam. Menjadi larik dalam sebuah nyanyian Iwan Fals. Membuka mata banyak...

  • Metrum

    Gara-gara Konflik

    KEDAMAIAN tak mengenal kebohongan. Pertarungan sejatinya menjadi ruang artikulasi yang sehat. Arena mengasah batin. Melahirkan kesatria....

Ke Atas
%d blogger menyukai ini: