Connect with us

Metrum

Kabuyutan Indihiang Nasibmu Kini

 

BUKAN perkara baru, Situs Lingga Yoni di Bukit Kabuyutan Indihiang diperbincangkan para peneliti. Balai Arkeologi Bandung (BAB) telah menurunkan tim untuk meneroka peninggalan karuhun yang ditaksir sudah ada sejak 2500 tahun lalu itu.

Tim yang dikomandani Endang Widiastuti itu, dengan cermat menelisik berbagai sumber yang ada di bukit itu. Kemudian menafsirkan data yang serba terbatas itu menjadi sebuah rangkaian cerita. Bukan mengarang-ngarang, tetapi didasari sumber yang bisa dipertanggungjawabkan. Hasilnya cukup menggembirakan.

Tim BAB menenggarai bangunan bersejarah di bukit itu merupakan peninggalan masa megalitikum sebelum jaman Hindu. Peneliti Utama Balai Arkeologi Bandung, Drs. Lutfhi Yondri, M.Hum menemukan jejak budaya lebih tua yang ditandai undakan dan teras yang tersusun ke atas sebagai bagian dari tradisi budaya jaman Megalitik yang berkembang sebelum budaya Hindu masuk ke Tasikmalaya.

Terlacak pula sudut teras bangunan dengan luas 7 x 7 meter persegi dan batu tegak berdiri atau menhir. Di bukit itu pula ditemukan jejak cikahuripan (mata air) sebagai tempat penyucian sebelum melakukan pemujaan. Struktur bangunan di bukit itu bisa direkontruksi dengan melakukan pemugaran. Boleh jadi, bila ditelusuri dan dicermati akan ditemukan data fisik baru yang bisa membuka tabir Situs Kabuyutan itu.

Situs Lingga Yoni terletak di Jl. Blok Gunung Kabuyutan yang secara adinistratif masuk dalam wilayah Blok Wangkelang Kampung Sindanglengo, Sukamaju Kidul, Kecamatan  Indihiang. Situs  yang terletak di daerah bergelombang yang dimanfaatkan sebagai areal perkebunan ini berjarak sekitar 8 km dari pusat Kota Tasikmalaya. Lokasinya yang dekat dengan jalan besar/raya sehingga mudah dijangkau. Secara astronomis terletak pada koordinat: 49 M 0819390 dan UTM 9192758.

Sayangnya, kawasan di sekitar bukit sudah tergerus penambangan batu dan pasir. Bila dibiarkan merambah bukit itu bisa mengancam keberadaan situs itu. Habislah sudah! ***

Komentari

Tinggalkan Balasan

Metrum

  • Metrum

    I will be missing You #TerimakasihPath

    KECERIAAN Friendster dan kehangatan Multiply telah berlalu. Layanan mikroblog dan blog dalam jaringan itu sudah bubar...

  • Lorong

    Pulitik Daun Hanjuang

    NGARANNA ogé hajat. Satutas lekasan mah layar-layar diturunkeun. Keun urang teundeun di handeuleum sieum, tunda di...

  • Metrum

    Perihal Kabar Pilkada

    GRUP Kabar Pilkada (KP) diluncurkan 8 Februari 2012, lima bulan menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah Kota...

  • Metrum

    Hijrah Kala

    PERAYAAN tahun baru dari masa ke masa selalu disambut dengan hangat. Fakta itu tak bisa dibantah....

  • Metrum

    Orasi dan Puisi

    TAK ada angin tak ada hujan perbincangan para aktivis mahasiswa menukik tajam pada naluri paling dasar....

  • Metrum

    Rekognisi Desa

    LARIK-LARIK nyanyian Desaku karya Liberty Manik masih terngiang hingga kini. Lagu itu jadi andalan saat disuruh...

Ke Atas