Connect with us

Kliping

Kepala BKPLD "Keukeuh" Dijagokan Jadi Sekda

TASIK, PriLM- Protes keras ke Kejari Tasikmalaya atas menggantungnya status mantan Kepala Dinas Pendidikan H. Abdul Kodir yang kini menjadi Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Latihan Daerah (BKPLD)  kembali disampaikan Bupati Tasikmalaya H T Farhanul Hakim ketika memberikan sambutan usai melantik pejabat eselon III.b dan IV.a, di Pendopo.

Bupati menyatakan, jika menggunakan hak prerogatif untuk menunjuk H. Abdul Kodir sebagai calon terkuat sekda dibanding dua nama lainnya yakni Kadis Pertanian Henry Nugroho dan Kepala Inspektorat Ajat Sudrajat,  maka ketidakjelasan status Abdul Kodir akan menjadi ganjalan.
“Masa bupati memilih pejabat bermasalah. Makanya saya ingin status Pak Abdul Kodir jelas. Kalau memang salah ya bilang salah, hukum berapa tahun pun, toh saya tidak akan membela. Tapi kalau tidak bisa membuktikan, ya katakan bahwa dia memang tidak salah, jangan seperti ini, itu namanya dzolim,” tegas Bupati dengan suara lantang.
Pada kesempatan itu Bupati juga mewanti-wanti pejabat lainnya agar tidak terlibat tindakan kriminal apa pun yang bisa menyeretnya ke meja hijau.
“Sekarang ini tidak ada yang kebal hukum, semua bisa dihukum jika memang salah. Lihat saja di pusat, banyak pejabat yang sedang digoyang. Jadi tidak benar kalau ada calon Bupati Tasik nanti yang bisa menyelamatkan saya dari hukum. Makanya jangan bertindak melanggar aturan,” jelasnya lagi.
Menanggapi harapan bupati yang menginginkan agar dirinya menjadi sekda, Abdul Kodir hanya mengatakan ia siap ditempatkan di mana pun.
“Mau tidak mau suka tidak suka, kalau itu keinginan atasan jelas kita harus siap, dan saya siap ditempatkan dimanapun,” ujarnya.
Seperti diketahui, Abdul Kodir memang tersandung hukum dugaan korupsi DAK tahun 2007.  Bahkan ia telah ditetapkan menjadi tersangka. Namun dengan alasan belum cukup bukti dan banyaknya pihak yang harus diperiksa, maka kasus itu hingga kini belum ada tindak lanjut.
Sementara itu, ditempat yang sama sebanyak 24 pejabat eselon III.b dan IV.a di lingkungan Pemkab Tasikmalaya dimutasi. Mereka terdiri dari golongan eselon III.b sebanyak 5 orang dan dari golongan eselon IV.a sebanyak 19 orang.

Diskusi di Facebook
Continue Reading
Advertisement
Terkait
Terimakasih telah berkunjung

Tinggalkan Balasan

Advertisement WordPress.com
To Top