Connect with us

Metrum

Negara Agraris Miris


image

DISKUSI terfokus ihwal “Meneroka Ketahanan Pangan” di Redaksi HU. Kabar Priangan (Grup Pikiran Rakyat) beberapa tempo lalu.

PERUT tidak bisa menunggu. Kondisi lapar menjalar. Berdampak luas dan serius. Saat ini, kondisi tidak menguntungkan itu terus membayangi.

Jumlah petani berkurang. Bisa dibayangkan, bila setiap tahun, Indonesia kehilangan 500 ribu petani. Lambat-laun status negara agraris akan terkikis.

Regenerasi petani terlupakan. Tak ditemukan kampanye  gencar, ajakan menjadi petani Indonesia. Kalah pamor dengan kampanye makan ikan atau sebangsanya.

Nasib petani terpuruk. Reforma Agraria lumpuh. Dijalani pun seringkali salah kaprah dan setengah hati. Kewajiban negara menyediakan lahan minimal dua hektar untuk satu orang petani tidak berjalan dengan mulus.

Kalaupun ada kalangan yang konsisten memperjuangkan hak petani seringkali dicap gerakan radikal. Padahal, bila kewajiban negara menjamin rakyat yang ingin menjadi petani dilaksanakan, semustinya tak ada persoalan. Bukankah petani sokoguru negara agraris?

Lahan petani kian hari menyempit. Alihfungsi terjadi di banyak tempat. Sawah irigasi teknis menipis. Perkebunan jadi rekaan satu kalangan.

Sejenak kadang-kadang berbesar hati. Priangan timur berhasil mengekspor beberapa komoditas hasil bumi.

Namun, di sisi lain juga mengimpor komoditas lain secara besar-besaran. Kedelai salah satunya. Dihitung-hitung ternyata tidak setimpal.

Pemerintah harus turun tangan. Regulasi ketahanan pangan nasional sangat dirindukan menyentuh akar masalah.


Continue Reading
Advertisement
Komentar

Tinggalkan Balasan

Metrum

  • Metrum

    Pesan Fabel

    Sejak dini dikenalkan pada imajinasi. Fiksi lama yang tersebar luas secara lisan. Hewan berperilaku seperti manusia....

  • Metrum

    Persimpangan Jalan Media

    Menjelang Hari Pers Nasional Ada dua pandangan saling menghampiri. Karena semakin dekat, keduanya bisa saling mempengaruhi....

  • Metrum

    Puisi di Ruang Publik

    Bayangkan, hidup kita tanpa kesenian. Tanpa musik, nyanyian, dan tarian. Bayangkan, jika hidup tanpa tontonan, tanpa...

  • DIARY

    Soempah Pemoeda Milenial

    Diskusi terfokus ikhwal relevansi Soempah Pemoeda era milenial, digelar di Redaksi H.U. Kabar Priangan, Senin (29/10/2018)....

  • DIARY

    Menyambungkan Rasa

    Menyambungkan rasa itu penting. Butuh totalitas. Apalagi saat kita bergerak di dunia yang harus dihayati dan...

Advertisement WordPress.com

Disadari atau tidak, majas melekat dengan keseharian. Saat ngobrol di kedai kopi, lahir perbandingan untuk menjelaskan gagasan. Kiasan mengalir, mempertegas efek. Menghidupkan imajinasi.… instagram.com/p/Bt8eGDDBe9l/…

Yesterday from Duddy RS | Solilokui's Twitter via Instagram

To Top