Connect with us

Metrum

Rekognisi Desa

LARIK-LARIK nyanyian Desaku karya Liberty Manik masih terngiang hingga kini. Lagu itu jadi andalan saat disuruh menyanyi di depan kelas. Cuma dua bait saja. Setiap bait ada empat larik. Mudah diingat, bukan karena singkat, tetapi pesan lagu itu sangat kuat dan tetap aktual.

Pilihan katanya intim dan sederhana. Gampang dihayati. Desaku yang kucinta / Pujaan hatiku / Tempat ayah dan bunda / Dan handai taulanku. Bait pertama lagu itu melukiskan desa sebagai tempat asal-usul keluarga. Dilahirkan dan tumbuh di tengah pranata sosial. Bermasyarakat.

Lagu itu bercerita ikhwal asas desa sejak dini. Salahsatu pilarnya adalah rekognisi. Penghormatan identitas desa. Pengakuan hak asal-usul. Rancang bangun masyarakat digambarkan lagu itu dengan jelas. Keluarga bagian terkecil tatanan sosial. Cikal-bakal pranata yang lebih luas.

Kewargaan dan kebangsaan berawal dari keluarga. Berlatar desa yang dijamin berdaulat dalam keragaman. Mengatur diri secara mandiri. Bait kedua lagu Desaku, menggambarkan tanah impian. Tak mudah kulupakan / Tak mudah bercerai / Selalu kurindukan / Desaku yang permai.

Desa akan menjadi entitas yang tak mudah bercerai terkait dengan asas subsidiaritas. Kemampuan memotret potensi lokal menjadi kekuatan. Desa bisa menentukan arah dan merumuskan kebijakan pembangunan sendiri. Satu desa, satu rencana, satu anggaran, wahai desaku yang permai.***

Lanjutkan
Terkait...
Komentari

Tinggalkan Balasan

Metrum

  • Lorong

    Pulitik Daun Hanjuang

    NGARANNA ogé hajat. Satutas lekasan mah layar-layar diturunkeun. Keun urang teundeun di handeuleum sieum, tunda di...

  • Metrum

    Perihal Kabar Pilkada

    GRUP Kabar Pilkada (KP) diluncurkan 8 Februari 2012, lima bulan menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah Kota...

  • Metrum

    Hijrah Kala

    PERAYAAN tahun baru dari masa ke masa selalu disambut dengan hangat. Fakta itu tak bisa dibantah....

  • Metrum

    Orasi dan Puisi

    TAK ada angin tak ada hujan perbincangan para aktivis mahasiswa menukik tajam pada naluri paling dasar....

  • Metrum

    Berkarya dan Mengabdi

    PERJALANAN tak cuma menempuh jarak, tetapi juga menata gerak dan waktu yang menentukan titik balik eksistensi....

  • Metrum

    Dialog Semesta

    BERDIALOG dengan semesta. Sepintas seperti orang gila. Bahkan sangat tipis dengan kesesatan. Lalu sering disalahpahami dan...

Terhangat

ORANG butuh cerita. Ada yang menyampaikan, ada yang mendengarkan. Sederhana namun bisa mengejutkan. Setiap cerita mengandung informasi. Setiap informasi mengandung kekuatan. (Dalam gambar berbagi cerita di Sabalad Pangandaran) #rhapsody #vision #community pic.twitter.com/KpoLOtC76P

About 4 days ago from Duddy RS | Solilokui's Twitter via Twitter for Android

Ke Atas