Connect with us

Metrum

Romantisme Lebaran

lebaranPANGGUNG rutinitas yang melilit kuat, sekali waktu mesti diletupkan. Meninggalkan pekerjaan secara resmi memang sudah ada aturannya. Bisa berlaku secara perseorangan atau kolektif. Cuti bersama hari raya, salahsatunya. Itulah terapi psikologis paling ampuh sepekan terakhir ini.

Saat lebaran tiba, para perantau pulang kampung dengan penuh kerinduan. Kota yang ingar-bingar ditinggalkan. Jalan-jalan lengang. Kemacetan beralih ke segala penjuru. Namun ada suasana yang berbeda. Lantaran, menuju kampung halaman penawar segala ketegangan.

Ada saatnya orang harus berkunjung ke tempat yang pernah melatari peristiwa masa silam. Menghadirkan suasana yang segar. Mudik secara batin. Menghayati kilas balik perjalanan hidup. Menyadari masa kini sebagai rangkaian masa lalu. Perjalanan eksistensial berkesinambungan. Tan hana nguni tan hana mangké. Tak ada masa kini tanpa masa lalu.

Artinya, menuai makna kesadaran sejarah. Aku sekarang — disadari atau tidak — pernah satu panggung bersama orang-orang di kampung. Bersentuhan pikiran, belajar membaca baik dan buruk. Nilai-nilai kehidupan. Norma. Aku sekarang adalah buah pergaulan dengan mereka.

Romantisme. Boleh jadi, saat mudik orang-orang kembali mengagungkan keindahan masa lalu. Kenangan manis yang selalu aktual dan menggetarkan. Semua bertutur tentang tingkah masa silam yang rasanya baru berlalu. Rasanya seperti melompati waktu. Berlayar ke tengah telaga kenangan dengan sukacita. Melepas kerinduan yang bergedebur-gedebur ditiup angin.

Patut disyukuri masih memiliki rasa rindu. Pertanda masih ada orang-orang yang dicintai dan mencintai.
Lebaran menjadi momentum yang tepat untuk ‘mulih dilik’ atau pulang sebentar. Mudik. Kembali ke kampung atau desa. Sekadar untuk bertemu sanak keluarga atau teman-teman masa lalu.

Tidak lama. Cuma beberapa hari saja, namun berdampak secara kolosal. Pada saat itu, semua orang bergembira. Baik yang menjalani puasa atau tidak.

1 Komentar

1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Metrum

  • Lorong

    Pulitik Daun Hanjuang

    NGARANNA ogé hajat. Satutas lekasan mah layar-layar diturunkeun. Keun urang teundeun di handeuleum sieum, tunda di...

  • Metrum

    Perihal Kabar Pilkada

    GRUP Kabar Pilkada (KP) diluncurkan 8 Februari 2012, lima bulan menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah Kota...

  • Metrum

    Hijrah Kala

    PERAYAAN tahun baru dari masa ke masa selalu disambut dengan hangat. Fakta itu tak bisa dibantah....

  • Metrum

    Orasi dan Puisi

    TAK ada angin tak ada hujan perbincangan para aktivis mahasiswa menukik tajam pada naluri paling dasar....

  • Metrum

    Rekognisi Desa

    LARIK-LARIK nyanyian Desaku karya Liberty Manik masih terngiang hingga kini. Lagu itu jadi andalan saat disuruh...

  • Metrum

    Berkarya dan Mengabdi

    PERJALANAN tak cuma menempuh jarak, tetapi juga menata gerak dan waktu yang menentukan titik balik eksistensi....

Terhangat

SELAMAT berakhir pekan. Kalo lagi boké, kita seténg-seténg aja, Braderjon! youtu.be/qCicAV2aPVE

About 15 hours ago from Duddy RS | Solilokui's Twitter via Twitter for Android

Ke Atas