Connect with us
Java Instituut

Tentang Metrum


 

image

MUSIK melekat dengan kehidupan. Denyut jantung memompa darah mengalir dalam tubuh. Ketukannya bisa dirasakan dalam setiap denyut nadi. Itulah metrum. Ketukan yang menandai sebuah irama. Kehidupan memang dinamis, seperti halnya metrum. Bisa bertempo lambat, sedang-sedang saja, atau sangat kencang.

Metrum adalah rubrik baru Harian Umum Kabar Priangan, yang digulirkan sejak Rabu (16/9/2015). Memotret peristiwa hangat dari sudut pandang lain. Mengawinkan gaya faktual dan faksional. Bahkan, boleh jadi dibumbui imajinasi. Lumrah bila suatu waktu cenderung fiksional.

Konten setiap media tidak bisa dilepaskan dari tiga unsur bahan dasar. Berita yang faktual, opini (faksional), dan karya kreatif rekaan (fiksional). Metrum menyatukan ketiga unsur itu dalam satu tarikan napas. Dari peristiwa ke imajinasi.

‘Metrum’ dalam larik puisi artinya ukuran irama yang ditentukan oleh jumlah dan panjang tekanan suku kata dalam setiap baris. Setiap satu suku kata satu ketukan. Metrum dalam puisi sangat menentukan pembacaan yang dipanggungkan.

Ketukan pembacaan puisi pada setiap pemenggalan kata bisa berpengaruh pada makna. Artinya, bila tidak tepat memenggal setiap kata ketika membaca puisi bisa mengubah tafsir.

Metrum menentukan persepsi.

Suatu waktu Ceu Popong Otje Djundjunan memimpin sidang di Senayan. Pada saat yang paling menentukan ternyata palu sidang lenyap dari pandangan. Kericuhan itu disaksikan warga tanah air. Ketika itu Ceu Popong sangat membutuhkan palu untuk memutuskan ketetapan.

Ketukan ternyata bisa menjadi pertanda kesepakatan. Palu diketuk satu kali artinya mengesahkan. Palu diketuk dua kali bisa menjadi pertanda jeda atau istirahat. Palu diketuk tiga kali artinya membuka atau menutup. Lagi-lagi soal metrum. Ketukan palu yang sakral dalam persidangan.

Di berbagai bidang kehidupan, selalu ada metrum. Fluktuasi rupiah yang buas juga metrum. Bagaimana bangsa Indonesia bertahan agar metrum kediriannya terjaga. Faktanya, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) tetap bisa menjaga irama. Metrum menyentuh ideologi, politik, ekonomi, sosial, dan budaya.

Detak jantung adalah metrum. Gerak dan waktu dalam setiap entakan napas manusia. Makhluk paling istimewa di alam raya.


Komentari

Komentari

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Metrum

  • Metrum

    Orasi dan Puisi

    TAK ada angin tak ada hujan perbincangan para aktivis mahasiswa menukik tajam pada naluri paling dasar....

  • Metrum

    Rekognisi Desa

    LARIK-LARIK nyanyian Desaku karya Liberty Manik masih terngiang hingga kini. Lagu itu jadi andalan saat disuruh...

  • Metrum

    Berkarya dan Mengabdi

    PERJALANAN tak cuma menempuh jarak, tetapi juga menata gerak dan waktu yang menentukan titik balik eksistensi....

  • Metrum

    Dialog Semesta

    BERDIALOG dengan semesta. Sepintas seperti orang gila. Bahkan sangat tipis dengan kesesatan. Lalu sering disalahpahami dan...

  • Metrum

    Intelektual Organik

    DESA adalah kekuatan. Ungkapan itu tajam. Menjadi larik dalam sebuah nyanyian Iwan Fals. Membuka mata banyak...

  • Metrum

    Gara-gara Konflik

    KEDAMAIAN tak mengenal kebohongan. Pertarungan sejatinya menjadi ruang artikulasi yang sehat. Arena mengasah batin. Melahirkan kesatria....

Ke Atas
%d blogger menyukai ini: