Connect with us

Metrum

Terminal Bus (Bayangan)

busKEPALA Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika  (Dishubkominfo) Kota Tasikmalaya, Aay Zaeni Dahlan tidak bisa berbuat banyak, saat terminal persinggahan (pool) Bus Budiman diprotes warga.

Terminal itu dipandang layaknya terminal resmi milik Pemerintah Kota di Indihiang. Didandani dengan aksesoris layar bertuliskan ucapan selamat datang dan teks lajur jurusan.

Selain menaikkan penumpang, di terminal persinggahan itu pun acapkali menjadi tempat menurunkan penumpang. Reduplikasi Terminal Indihiang tak bisa dihindari. Lengkap dengan pelayanan yang serba nyaman pula.

Peran Terminal Tipe C Indihiang pun ditenggarai menukik tajam. Umumnya para penumpang lintas kota yang terlayani Budiman, enggan naik dan turun di terminal resmi milik Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Dishubkominfo Kota Tasikmalaya tidak bisa melakukan tindakan apa pun. Pasalnya, terminal milik PO Budiman sudah mengantungi izin dari Pusat. Termasuk perihal menaikkan dan menurunkan penumpang.

Persoalan ini bukan hal baru. Sebetulnya, sudah mengemuka sejak lama. Bukan Bus Budiman saja yang menjadi sorotan, tetapi persinggahan Primajasa di Jl. RE. Martadinata pun termasuk yang sering diperbincangkan.

Bisa dibayangkan, jika semua perusahaan angkutan — dalam kota mau pun lintas wilayah — mengantungi izin untuk mengelola terminal sendiri. Peran terminal utama tentu semakin terpuruk. Bukan hal yang mustahil kondisi itu terjadi. Andai semua perusahaan angkutan mengajukan perijinan senada lantas berdasarkan penilaian memenuhi syarat, boleh jadi akan mengantunginya.

Sebelum terlambat, Pemerintah Kota Tasikmalaya harus mencermati dengan serius. Termasuk mempertajam analisis kebijakan ihwal terminal yang sudah menyeruak sejak lama itu.

Apalagi — Wali Kota H. Budi Budiman mau pun Wakil Wali Kota H. Dede Sudrajat — sangat berkompeten dalam bidang ini. Jangan sampai ada anggapan analisis kebijakan yang objektif dikalahkan kebijakan yang sarat dengan kepentingan pribadi atau golongan.

ilustrasi: 123rf.com

Lanjutkan
Terkait...
1 Komentar

1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Metrum

  • Metrum

    I will be missing You #TerimakasihPath

    KECERIAAN Friendster dan kehangatan Multiply telah berlalu. Layanan mikroblog dan blog dalam jaringan itu sudah bubar...

  • Lorong

    Pulitik Daun Hanjuang

    NGARANNA ogé hajat. Satutas lekasan mah layar-layar diturunkeun. Keun urang teundeun di handeuleum sieum, tunda di...

  • Metrum

    Perihal Kabar Pilkada

    GRUP Kabar Pilkada (KP) diluncurkan 8 Februari 2012, lima bulan menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah Kota...

  • Metrum

    Hijrah Kala

    PERAYAAN tahun baru dari masa ke masa selalu disambut dengan hangat. Fakta itu tak bisa dibantah....

  • Metrum

    Orasi dan Puisi

    TAK ada angin tak ada hujan perbincangan para aktivis mahasiswa menukik tajam pada naluri paling dasar....

  • Metrum

    Rekognisi Desa

    LARIK-LARIK nyanyian Desaku karya Liberty Manik masih terngiang hingga kini. Lagu itu jadi andalan saat disuruh...

Ke Atas