Connect with us

Metrum

Video Mesum Berjilid-jilid


10812719-red-sex-symbols-on-white-devil-and-angle-illustrationPRILAKU menyimpang sangat intim dengan siapa pun. Norma  acapkali dipandang sebelah mata. Terutama apabila sudah menyentuh naluri paling dasar. Seks dan sadisme.

Sepekan terakhir kasus pembunuhan sadis terjadi di Priangan Timur. Penusukan di Pangandaran. Pembantaian ibu dan anak di Garut.

Rekaman video amatir terpanas yang menghebohkan pekan ini pun tersiar di Kota Banjar. Pelakunya diduga seorang pegawai perusahaan swasta pengolahan kayu terbesar di kota kecil itu. Adegan dalam video X itu boleh dibilang utuh. Berformat 3GP berdurasi 29 menitan.

Belum hilang dalam ingatan, selain video X, di tatar Parahyangan ini pun pernah beredar video serupa — di antaranya — Riki c’saat, Galunggung Membara, dan Elma Rajapolah.

Tidak dipungkiri, berhubungan intim termasuk kebutuhan biologis paling mendasar. Siapa pun orangnya, bila dorongan kebutuhan itu sudah memuncak, benteng bisa runtuh.

Hubungan intim yang sejalan dengan norma, baik adat mau pun agama, satu-satunya jalan yang paling nyaman dilakoni.

Lantaran, seks dipandang bangsa Indonesia sebagai prilaku yang harus dijalani sesuai tata tertib. Salah satunya bisa ditempuh dan syah setelah melalui pernikahan.

Tetapi, suami-istri yang syah sekalipun, bila merekam adegan itu dengan kamera kemudian tersebar, tetap saja aib namanya.

Siapakah yang bisa menjawab pertanyaan: mengapa video mesum sampai berjilid-jilid dibuat orang? Padahal, bila video itu beredar sudah tahu akibatnya.

Mengapa masih saja terjadi?


Continue Reading
Advertisement
Komentar

Tinggalkan Balasan

Metrum

  • Metrum

    Pesan Fabel

    Sejak dini dikenalkan pada imajinasi. Fiksi lama yang tersebar luas secara lisan. Hewan berperilaku seperti manusia....

  • Metrum

    Persimpangan Jalan Media

    Menjelang Hari Pers Nasional Ada dua pandangan saling menghampiri. Karena semakin dekat, keduanya bisa saling mempengaruhi....

  • Metrum

    Puisi di Ruang Publik

    Bayangkan, hidup kita tanpa kesenian. Tanpa musik, nyanyian, dan tarian. Bayangkan, jika hidup tanpa tontonan, tanpa...

  • DIARY

    Soempah Pemoeda Milenial

    Diskusi terfokus ikhwal relevansi Soempah Pemoeda era milenial, digelar di Redaksi H.U. Kabar Priangan, Senin (29/10/2018)....

  • DIARY

    Menyambungkan Rasa

    Menyambungkan rasa itu penting. Butuh totalitas. Apalagi saat kita bergerak di dunia yang harus dihayati dan...

Advertisement WordPress.com

Disadari atau tidak, majas melekat dengan keseharian. Saat ngobrol di kedai kopi, lahir perbandingan untuk menjelaskan gagasan. Kiasan mengalir, mempertegas efek. Menghidupkan imajinasi.… instagram.com/p/Bt8eGDDBe9l/…

Yesterday from Duddy RS | Solilokui's Twitter via Instagram

To Top